alangkah bahagianya kita ketika kita bisa menjadi pintu kebahagian bagi orang lain, berkat apa yang kita lakukan orang lain bisa menjadi lebih dekat dengan Allah SWT karena dengan ini kita bisa mendapatkan pahala yang sangat besar.
namun sebaliknya, jika kita malah menjadi pintu ke sengsaraan bagi orang lain dan apa yang telah kita lakukan malah membuat orang lain semakin menjauh dari Allah SWT maka kita hanya akan mendapatkan dosa yang sangat besar juga atas apa yang kita lakukan.
Sahabat Uqbah bin ‘Amr mengisahkan: suatu hari ada seorang lelaki yang mengadu kepada Rasulullah shallallahi alaihi wa sallam: sungguh aku dengan sengaja telat menghadiri shalat subuh berjamaah karena fulan yang bertugas sebagai imam, shalatnya terlalu penjang.
Mendapat laporan semacam ini, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menjadi sangat murka. Menurut sahabat Uqbah bin Amer: beliau tidak pernah menyaksikan Rasulullah murka lebih keras dibanding kemurkaan beliau saat ini.
Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّ مِنْكُمْ لَمُنَفِّرِينَ فَأَيُّكُمْ مَا صَلَّى بِالنَّاسِ فَلْيَتَجَوَّزْ فَإِنَّ فِيهِمْ الضَّعِيفَ وَالْكَبِيرَ وَذَا الْحَاجَةِ
“Wahai ummat manusia, sejatinya sebagian kalian menyebabkan orang lain menjauh dari Islam. Siapapun dari kalian bertugas menjadi imam hendaknya ia memendekkan sholatnya, karena bisa jadi diantara jamaah makmummu ada orang yang sedang sakit, orang tua dan orang yang sedang didesak keperluan” (HR Ahmad, Dll)
semoga kita dijadikan orang-orang yang berhati-hati atas apa saja yang kita katakan dan apa saja yang kita lakukan.. Amin..
namun sebaliknya, jika kita malah menjadi pintu ke sengsaraan bagi orang lain dan apa yang telah kita lakukan malah membuat orang lain semakin menjauh dari Allah SWT maka kita hanya akan mendapatkan dosa yang sangat besar juga atas apa yang kita lakukan.
Sahabat Uqbah bin ‘Amr mengisahkan: suatu hari ada seorang lelaki yang mengadu kepada Rasulullah shallallahi alaihi wa sallam: sungguh aku dengan sengaja telat menghadiri shalat subuh berjamaah karena fulan yang bertugas sebagai imam, shalatnya terlalu penjang.
Mendapat laporan semacam ini, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menjadi sangat murka. Menurut sahabat Uqbah bin Amer: beliau tidak pernah menyaksikan Rasulullah murka lebih keras dibanding kemurkaan beliau saat ini.
Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّ مِنْكُمْ لَمُنَفِّرِينَ فَأَيُّكُمْ مَا صَلَّى بِالنَّاسِ فَلْيَتَجَوَّزْ فَإِنَّ فِيهِمْ الضَّعِيفَ وَالْكَبِيرَ وَذَا الْحَاجَةِ
“Wahai ummat manusia, sejatinya sebagian kalian menyebabkan orang lain menjauh dari Islam. Siapapun dari kalian bertugas menjadi imam hendaknya ia memendekkan sholatnya, karena bisa jadi diantara jamaah makmummu ada orang yang sedang sakit, orang tua dan orang yang sedang didesak keperluan” (HR Ahmad, Dll)
![]() |

0 komentar:
Posting Komentar